YOGYAKARTAS – Saat sedang berlibur ke suatu tempat, biasanya enggak sedikit teman atau keluarga yang menantikan buah tangan darimu. Apalagi jika kita berkunjung ke lokasi wisata yang unik dan menarik, tentu enggak lengkap jika pergi tanpa membawa oleh-oleh. Pada umumnya, buah tangan yang bisa dibawa berupa makanan khas daerah tersebut, souvenir, dan merchandise menarik lainnya. Namun, kuliner masih menjadi oleh-oleh favorit wisatawan karena kebutuhan perut yang enggak ada habisnya.

Pengalaman seperti itulah yang menjadi motivasi seseorang untuk mencoba membangun bisnis oleh-oleh kuliner. Hingga saat ini, usaha kuliner masih memberikan peluang besar dalam memberikan keuntungan berbisnis. Tak terkecuali bisnis kuliner dalam dunia pariwisata. Beberapa bisnis oleh-oleh kuliner ini bisa memberikan peluang yang menjanjikan. Yuk, simak ulasannya!

1. Bisnis oleh-oleh khas daerah
Setiap daerah memiliki produk dengan ciri khas adat dan budayanya. Misalnya, Jogja yang terkenal dengan bakpianya, atau Kota Garut yang terkenal dengan dodolnya. Kalau kamu tinggal di daerah yang memiliki produk khas seperti ini, bisa banget kamu ikut menjadikan momen ini sebagai peluang bisnis.

Kalau posisi kamu berada di lokasi yang strategis, kamu bisa jadi produsen makanan untuk kuliner khas daerahmu tersebut. Para pedagang akan banyak datang untuk membeli secara grosir dan menjualnya lagi di toko oleh-olehnya.

2. Bisnis oleh-oleh kopi
Dewasa ini kopi menjadi salah satu kuliner yang digemari hampir semua kalangan. Enggak hanya karena penggemarnya saja yang banyak, tetapi karena bisnis ini juga enggak membutuhkan modal yang besar.

Kopi biasanya dibeli dan disajikan langsung di kedainya. Kali ini kamu bisa menjual kopi dalam keadaan mentah dan dikemas dengan kemasan yang menarik. Untuk meningkatkan daya tarik pembeli, kamu bisa berikan cerita tentang sejarah kopi sebagai product knowledge. Kedua, yang enggak kalah penting dari menjual oleh-oleh kuliner adalah desain kemasan dan konten kemasannya. Buat kemasan oleh-oleh tersebut seunik mungkin dan membuat pembeli tertarik untuk berkunjung lagi.

3. Bisnis oleh-oleh keripik
Tren keripik hingga saat ini masih saja melambung di dunia bisnis oleh-oleh kuliner. Dari sisi konsumen, keripik menjadi makanan ringan yang simple karena bisa dibawa kemana-mana. Nampaknya, hal ini juga yang membuat pebisnis oleh-oleh enggak pernah absen menyediakan keripik di toko oleh-olehnya. Pengemasannya enggak ribet dan modal yang dibutuhkan juga enggak besar.

Meskipun begitu, penjualan enggak berkembang jika kamu menjualnya dengan cara yang biasa. Wisatawan sekaligus pembeli juga mempertimbangkan kemasannya yang menarik dan mudah dibawa. Selain itu, kamu juga perlu menambah varian rasa sebagai inovasi kuliner. Dengan begini konsumen merasa puas karena telah membeli produk langka dan punya keinginan untuk membelinya lagi di tempat kamu.

4. Bisnis oleh-oleh kue
Kuliner lain yang sering diburu oleh para wisatawan adalah kue. Kamu tentu sudah tahu bahwa kini marak sekali bisnis oleh-oleh kue di beberapa daerah yang dibangun oleh artis. Kamu juga bisa seperti mereka lho, tetapi enggak harus menjadi artis dulu untuk bisa membuka bisnis oleh-oleh kue. Buat inovasi dan tonjolkan ciri khas lain dari produk kuemu. Jangan lupa untuk cetak kemasan yang menarik dan simple. Karena ini adalah salah satu strategi pemasaran paling penting bagi produk oleh-oleh.

Membuka bisnis oleh-oleh kuliner, ibarat memanfaatkan sebuah momen, tetapi nilai bisnisnya tak lekang oleh waktu. Bisnis oleh-oleh kuliner memang sudah menjamur, tetapi kamu bisa ikut memanfaatkan momen untuk berbisnis juga. Namun, jangan lupa untuk berinovasi ya!

Leave a Comment