YOGYAKARTAS – Buat kamu yang ingin berbisnis dengan menggunakan pemasaran online, mengemas produk adalah hal yang bakal sering kamu lakukan ketika konsumen sudah deal membeli produkmu. Mengemas produk ini nggak mudah lho, ada tata cara yang harus kamu perhatikan.
Konsumen yang memasan tentunya bisa dari berbagai daerah yang jauh dari outletmu, sehingga kamu harus menggunakan jasa pengiriman. Kamu perlu meluangkan sedikit waktu untuk mengemas barang dengan alat-alat tertentu, dan juga lebih berhati-hati agar produkmu nggak rusak. Pasalnya, di jasa pengiriman barang yang dikirim jumlahnya ribuan, sementara agen harus memindahkan barang secepat mungkin agar sampai di tangan penerima tepat waktu. Barang bahkan ditumpuk hingga di lempar. Oleh karena itu, teknik mengemas produk penting untuk kamu pikirkan.
Produk yang kamu jual sudah menggunakan kemasan utama yang unik dan menarik. Sayang banget kan kalau kemasan dan produknya jadi rusak ketika sudah sampai di tangan konsumen?. Hal ini mungkin sepele, tetapi bisa berpotensi menurunkan kepercayaan konsumen lho.

Nah, supaya produk tetap aman dan terkemas rapi, berikut ada langkah sederhana yang bisa kamu praktikkan.

 

1. Gunakan Double Wall Cardboard
Dalam dunia ekspedisi, kamu nggak bisa menjamin produkmu akan abaik-baik saja saat proses pengiriman. Barang yang mau dikirim bisa saja terbentur atau terbanting saat pemindahan. Kamu bisa gunakan kertas kardus yang kuat untuk mengurangi kemungkinan terjadinya barang lecet/pecah. Memakai double tentu lebih kuat dibanding single.

 

2. Pakai Metode H-Taping
Sebelum kamu memasukkan barang, kamu harus merekatkan bagian bawah kardus terlebih dahulu. Tempelkan setiap bagian sambungan-sambungan kardus dengan tape hingga membentuk huruf “H”. Lalu balikkan posisi kardus dan masukkan barangnya. Setelah selesai rekatkan sambungan-sambungan yang ada di bagian atas kardus dengan cara yang sama. Mudah dan menghemat waktu bukan?

 

3. Pilih Jenis Tape Khusus
Jenis tape yang kamu gunakan untuk merekatkan berpengaruh pada kuatnya kemasanmu lho. Pakai jenis tape yang nggak gampak terbuka. Gunakan tape yang khusus untuk pengemasan. Hindari menggunakan tali atau masking tape, karena berpotensi terbuka atau tersangkut saat pemindahan.

 

4. Masukkan ke dalam dus lagi
Kadang-kadang menggunakan satu dus saja nggak cukup untuk jenis barang pecah belah (fragile). Memasukkan dus ke dalam dus lagi bisa memberikan perlindungan yang lebih untuk produkmu. Jangan lupa gunakan busa untuk mengisi celah antara dinding kardus dengan barang, supaya barang nggak mudah bergeser.

 

5. Gunakan Bubble Wrap, Styrofoam, atau kayu untuk perlindungan lebih
Kalau produk yang kamu kirim berupa pakaian atau tas, kamu nggak perlu khawatir karena nggak akan rusak akibat tertindih. Tetapi, jika produk yang kamu kirim berupa barang elektronik atau produk fragile, kamu perlu menambahkan bubble wrap, Styrofoam, atau kayu agar produk-produkmu benar-benar terlindungi.

 

Nggak kebayang kan kalau konsumen sampai complain dan enggan membeli produkmu lagi, karena kamu kurang telaten mengemas produk. Nah, kamu bisa mempelajari cara-cara diatas. Semoga membantu!

Leave a Comment

fixedbanner