YOGYAKARTAS – Bisnis cake dan bakery cukup marak di dunia bisnis kuliner. Meksipun begitu, hal ini bukan jadi halangan bagimu untuk mencoba bisnis kuliner di bidang ini. Apalagi kalau kamu memang memiliki hobi di dunia patiseri, tentu ini menjadi salah satu kemudahan bagimu untuk memulai bisnis. Membuka usaha jenis apapun kini juga semakin mudah karena bisa kamu lakukan di rumah dan menggunakan pemasaran online untuk menjualnya.

Seperti para pelaku bisnis pada umumnya, kamu yang berniat membangun usaha cake dan bakery bakal menemui banyak tantangan. Sebelum memulai usaha, sebaiknya kamu pelajari dulu tips membuka usaha cake dan bakery di rumah dibawah ini!

  1. Buat daftar bahan dan alat yang akan digunakan

Kamu jangan lupa untuk membeli bahan-bahan seperti tepung terigu, telur, gula pasir, margarine, baking powder, bread improver, ragi instan, karena ini merupakan bahan baku yang digunakan untuk membuat kue dan roti. Untuk menggunakan bahan-bahan ini, kamu nggak perlu meminta izin kepada instansi terkait. Kalau kamu mau menggunakan bahan Bahan Tambahan Pangan (BTP), gunakan bahan yang telah diizinkan oleh BPOM dalam penggunaan yang diperbolehkan.

  1. Pertimbangan dapur rumah

Biasanya dapur rumah nggak lebih besar dari dapur produksi di perusahaan atau pabrik kue. Besar maupaun kecil dapurmu tak jadi masalah, asalkan kebersihannya tetap dijaga dengan baik. Dengan begitu kamu bisa memproduksi aneka kue. Disamping itu, memproduksi kue dirumah bisa menghemat biaya transportasi pengambilan produk.

  1. Tentukan konsep usaha

Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah merencanakan konsep bisnismu. Tentukan fokus, tujuan, target, dan juga baca situasi pasar terkini. Untuk penyajian produk, pemasaran, dan kebutuhan lainnya akan mengikuti.

  1. Menentukan jenis kue

Ada banyak sekali jenis kue di pasaran. Segera lah mencari tahu jenis kue apa saja yang paling banyak dijual dan jenis kue yang jarang dijual. Hal ini penting kamu lakukan supaya produksi kuemu bisa cepat terjual. Kalau kamu sudah menentukan jenis kuenya, cari resep kue yang kamu pilih tersebut dan mencoba membuatnya. Setelah itu kamu bisa minta teman atau keluargamu untuk memberikan pendapat mereka tentang kue buatanmu.

  1. Penampilan dan rasa

Nggak hanya jenis kue, penampilan dan rasa juga harus kamu perhatikan. Misalnya dalam hal penampilan, hampir semua konsumen memperhatikan penampilan dulu sebelum membelinya. Penampilan adalah kesan pertama dari suatu produk. Berarti kamu perlu belajar cara menyajikan kue dan roti yang menarik.

  1. Melakukan inovasi

Dunia usaha kuliner yang cukup dinamis bakal diikuti dengan persaingan usaha yang semakin ketat juga. Inovasi merupakan satu-satunya cara supaya kamu bisa menyesuaikan diri dengan situasi pasar. Dalam membuat roti dan kue kamu harus mampu membuat keunggulan dengan inovasi yang kamu lakukan, agar produk terlihat berbeda dari yang lain.

  1. Menentukan harga

Dalam menentukan harga, ada baiknya kamu melakukan survei terlebih dahulu mengenai kisaran harga jenis roti dan kue yang akan kamu jual. Jangan terlalu mahal atau terlalu murah. Buat harga dengan mempertimbangkan jenis roti, tenaga, dan modal yang sudah kamu keluarkan.

  1. Pemasaran produk

Sebagai langkah awal, kamu bisa promosi dan memasarkan produkmu ke teman atau tetanggamu. Lalu supaya dikenal lebih luas, gunakan pemasaran online melalu beberapa akun media sosial seperti facebook, twitter, instagram, whatssap, dan lain sebagainya. Ini cukup membantumu mendapatkan konsumen lebih banyak.

Melakoni bisnis tentu nggak semudah yang dibayangkan. Ada banyak tantangan dan langkah panjang yang harus dilalui. Tetap sabar dan semangat terus ya!

 

Sumber foto utama: https://id.pinterest.com/pin/239464905161990174/

Leave a Comment